About the author

Related Articles

14 Comments

  1. Pingback: Pasar, tradisional, sentul | Wisata Yogyakarta

  2. Pingback: Burger Cobra, daging ular kobra | Wisata Yogyakarta

  3. Pingback: Angkringan, Angkringan pakualaman | Wisata Yogyakarta

  4. Pingback: Angkringan Pakualaman, Sajian Khas Rakyat Jogja | sayapasa

  5. Pingback: New hangar Billiard, memadukan sarana olah raga dan café. | Wisata Yogyakarta

  6. Pingback: Museum Sasmitaloka | Wisata Yogyakarta

  7. Pingback: kampung tahunan, kampung wisata | Wisata Yogyakarta

  8. Pingback: Museum, Sejarah, Putri Keraton | Wisata Yogyakarta

  9. 9

    setianingsih

    Maaf, keterangan bahwa kereta Kyai Manik Kumolo untuk penobatan raja Pakualaman adalah keliru, karena kereta tersebut adalah kereta pesiar.
    dalam tradisi Pakualaman menurut keterangan Sri Paku Alam VIII al Haj ( gelar al haj adalah karena beliau satu2 nya raja di Jawa yang naik haji setelah menjadi raja ), beliau pada Peringatan Tumbuk Ageng mengatakan bahwa di Puro Pakualaman tidak ada tradisi kirab dengan naik kereta bagi raja yang baru saja dinobatkan, dan Kyai Manik Kumolo adalah kereta pesiar.
    Beliau menyampaikan hal ini disaksikan oleh beberapa budayawan ketika itu termasuk KRMH. Yosodipuro dari Kraton Solo dan saya sendiri, trimakasih

    Reply
    1. 9.1

      ipank

      @setianingsih : Terima kasih atas koreksinya dan dengan demikian kekeliruan telah kami betulkan

      Reply
  10. Pingback: Angkringan Pakualaman, Sajian Khas Makanan Rakyat | Wisata Kuliner

  11. Pingback: Daging Reptil di Burger Kobra | Wisata Kuliner

  12. Pingback: Pasar Sentul, Pasar Tradiosional yang Kian Terhimpit | Wisata Kuliner

  13. Pingback: Meriahnya Jogja Volkswagen Festival di JEC | Wisata Yogyakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hak cipta dilindungi undang-undang. Dilarang menggandakan apapun dari situs ini tanpa izin tertulis dari kami. Copyright @ PanduanWisata.id